Rabu, 01 November 2017

AD/ ART Lembaga Kesenian Budaya Islam (LKBI)




ANGGARAN DASAR
DAN
ANGGARAN RUMAH TANGGA
Kantor Sekretariat Jln. Muktamar NU XXIX Kp. Lembur Gunung Ds. Cipakat Kec. Singaparna Kab. Tasikmalaya 46417

Tlp/ handphone   : 082316642400-082214355656-085723777234
FB                           : Lembaga Kesenian Budaya Islam (LKBI)
e-mail                     : LKBITSM2016@gmail.com

LEMBAGA KESENIAN BUDAYA ISLAM (LKBI)




ANGGARAN DASAR
LEMBAGA KESENIAN BUDAYA ISLAM

BAB I
NAMA, WAKTU, TEMPAT, KEDUDUKAN
DAN
WILAYAH ORGANISASI

Pasal 1
Nama, Waktu, Tempat dan Kedudukan

Lembaga Kesenian Budaya Islam berdiri di desa Cipakat Kec. Singaparna Kab. Tasikmalaya sejak Tahun 2016. Bernama LEMBAGA KESENIAN BUDAYA ISLAM ( LKBI ), yang bertempat di Kantor Sekretariat Himpunan Mahasiswa Asal Tangerang Priangan Timur ( HIMATA PT ) Jln. Mukatamar NU XXIX Rt. 01/ 12. Untuk mengembangkan dan melestarikan kesenian dan budaya khususnya kesenian budaya islam, di wilayah Tasikmalaya umumnya di provinsi serta nasional, maka pada tanggal 16 Februari 2016 telah dibentuk Lembaga Kesenian Budaya Islam ( LKBI ).


Pasal 2
Wilayah Organisasi

LEMBAGA KESENIAN BUDAYA ISLAM” berada di wilayah Singaparna yang merupakan ibu kota dari kabupaten Tasikmalaya,

BAB II
ASAS, CIRI, WATAK DAN TUJUAN

Pasal 3
Asas

1.      LEMBAGA KESENIAN BUDAYA ISLAM” berasaskan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.

Pasal 4
Ciri

LEMBAGA KESENIAN BUDAYA ISLAM” adalah lembaga yang bergerak dibidang kesenian dan kebudayaan islam, yaitu : Kesenian Musik Islam, LBTQ ( Latihan Baca Tulis Qur’an ) dan Sastra Islam.


Pasal 5
Sifat

Sifat LEMBAGA KESENIAN BUDAYA ISLAM adalah :

1.        Kekeluargaan, pendidikan, sosial dan kebudayaan.
2.        Independen.

Pasal 6
Tujuan

Tujuan LEMBAGA KESENIAN BUDAYA ISLAM adalah :

a.       Mendidik, melatih dan membimbing generasi muda untuk mengangkat, memelihara atau melestarikan khususnya seni dan kebudayaan islam.
b.      Berpartisipasi secara aktif membantu pemerintah daerah dalam melestarikan dan mengembangkan kesenian dan kebudayaan khususnya seni dan budaya islam.
c.       Berpartisipasi secara aktif membantu pemerintah daerah dalam melestarikan dan mengembangkan kesenian khususnya kebudayaan islam.
BAB III
FUNGSI

Pasal 7
Fungsi

Fungsi LEMBAGA KESENIAN BUDAYA ISLAM :

1.      Membantu menyalurkan minat dan bakat putera-puteri khususnya di bidang seni dan budaya.
2.      Menanamkan nilai-nilai luhur dari seni dan budaya, khususnya seni dan budaya islam.

BAB IV
VISI DAN MISI

Pasal 8
Visi

Visi LEMBAGA KESENIAN BUDAYA ISLAM :

Menjadi Lembaga Kesenian Budaya Islam yang berjati diri dan berkualitas serta berintegritas tinggi.


Pasal 9
Misi

Misi LEMBAGA KESENIAN BUDAYA ISLAM :

1.      Mempererat tali silaturahmi
2.      Memberdayakan seni budaya islam secara kreatif dan inovatif
3.      Membangun sumber daya manusia unggul dan kompetitif
4.      Meningkatkan apresiasi masyarakat dalam mencintai kebudayaan dan mampu berkarya secara kreatif
5.      Mengembangkan potensi anggota dan mempunyai kompetensi terhadap kebudayaan yang mampu memberi manfaat dalam masyarakat.

BAB V
KEDAULATAN DAN KEANGGOTAAN

Pasal 10
Kedaulatan

Kedaulatan LEMBAGA KESENIAN BUDAYA ISLAM berada di tangan anggota dan dilaksanakan sepenuhnya oleh pengurus organisasi melalui musyawarah dan mufakat bersama.
Pasal 11
Keanggotaan

Syarat-syarat keanggotaan LEMBAGA KESENIAN BUDAYA ISLAM :

1.      Seluruh masyarakat yang mempunyai minat dan bakat terhadap seni dan budaya khususnya seni dan budaya islam.
2.      Mematuhi peraturan yang berlaku di dalam lembaga serta peraturan pemerintah Republik Indonesia.
3.      Menyetujui dan menerima serta mengamalkan asas, ciri, sifat dan tujuan dari LEMBAGA KESENIAN BUDAYA ISLAM.
4.      Memahami dan mencermati serta bertanggung jawab atas apa yang menjadi hak dan kewajiban sebagai anggota.
5.      Seluruh anggota harus berpakaian sopan dan rapih setiap menghadiri kegiatan.
6.      Setiap anggota harus berperan aktif dalam kegiatan-kegiatan lembaga.


BAB VI
RAPAT DAN MUSYAWARAH ANGGOTA

Pasal 12
Kekuasaan Tinggi

MUSBAR (Musyawarah Akbar) adalah lembaga pemegang kekuasaan tertinggi di LEMBAGA KESENIAN BUDAYA ISLAM.

Pasal 13
Pelaksanaan

Rapat dan Musyawarah anggota dilaksanakan sekurang-kurangnya 2 (dua) kali dalam 1 (satu) Tahun.

Pasal 14
Sah

Rapat dan Musyawarah anggota dinyatakan sah apabila dihadiri oleh sekurang-kurangnya 2/3 dan ½ lebih 1 dari jumlah anggota resmi.


Pasal 15
Wewenang

Rapat dan musyawarah anggota mempunyai wewenang, yaitu :

1.      Mengubah, menyempurnakan, mengesahkan dan menetapkan AD/ ART LEMABAGA KESENIAN BUDAYA ISLAM.
2.      Mengubah, mengesahkan dan menetapkan susunan kepengurusan LEMBAGA KESENIAN BUDAYA ISLAM.
3.      Menilai jalannya kepemimpinan pengurus untuk setiap pergantian masa kerja, serta meminta Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) dari pengurus.
4.      Membuat serta menetapkan keputusan organisasi untuk dilaksanakan bersama dengan penuh rasa tanggung jawab.



BAB VII
MASA BAKTI

Pasal 16
Lama Masa Bakti

1.      Masa bakti kepengurusan lembaga adalah selama 2 (dua) Tahun sejak pelantikannya.
2.      Ketua terpilih tidak boleh menjabat lebih dari 2 periode.

Pasal 17
Pergantian dan Kriteria Kepengurusan

Pemilihan pergatian pengurus dilaksanakan sekurang-kurangnya satu bulan sebelum berakhir masa bakti.


Pasal 18
Kriteria Kepengurusan

Calon ketua LEMBAGA KESENIAN BUDAYA ISLAM tidak boleh menjabat sebagai ketua dalam organisasi/ lembaga lain.


BAB VIII
KEUANGAN

Pasal 19
Sumber Dana

1.      Orang yang memberikan kontribusi tetap (donatur)
2.      Pendapatan Lainnya yang dianggap sah
3.      Sumbangan-sumbangan yang tidak mengikat
4.      Hasil dari swadaya pengurus dan anggota.

BAB IX
LAMBANG

Lambang LEMBAGA KESENIAN BUDAYA ISLAM diatur dalam lembaran tersendiri yang tidak menyalahi Aturan Dasar dan Aturan Rumah Tangga ( AD/ ART ) LEMBAGA KESENIAN BUDAYA ISLAM.

BAB X
Motto dan Semboyan

Seni bukan akhir dari sebuah perjalanan akan tetapi dengan seni kita dapat mencari sesuatu yang hilang.



BAB XI
Penutup

Hal-hal yang belum diatur dalam Anggaran Dasar (AD) akan diatur dalam Anggaran Rumah Tangga (ART) dan anggaran lainnya, serta tidak boleh bertentangan dengan anggaran dasar. Dan jika ada kesalahan akan diadakan perbaikan sebagaimana mestinya dengan diadakan rapat dan musayawarah anggota.


Ditetapkan di:  Tasikmalaya
Pada tanggal :  16 Februari 2016


ANGGARAN RUMAH TANGGA
LEMBAGA KESENIAN BUDAYA ISLAM ( LKBI )

BAB I
WILAYAH/ TEMPAT LEMBAGA

Pasal 1
Wilayah dan Tempat

LEMBAGA KESENIAN BUDAYA ISLAM (LKBI) kecamatan Singaparna kabupaten Tasikamalaya, bertempat di Kantor Sekretariat Himpunan Mahasiswa Asal Tangerang Priangan Timur (HIMATA PT) Jln. Mukhtamar NU XXIX Rt. 01/ 12 Desa Cipakat Kecamatan Singaparna Kabupaten Tasikmalaya Provinsi Jawa Barat.

BAB II
HAK DAN KEWAJIBAN PENGURUS

Pasal 2
Hak Pengurus

1.   Mendapat perlakuan yang sama dari lembaga.
2.   Menyampaikan dan menerima pendapat/ aspirasi dan keinginan baik lisan maupun tulisan untuk kemajuan lembaga.

Pasal 3
Kewajiban Pengurus

1.      Menerima dan memberhentikan keanggotaan.
2.      Menyusun Anggaran Dasar dan Anggaran Rumh tangga.
3.      Menyusun dan merubah jadwal kegiatan.
4.      Menjaga nama baik diri, keluarga, lembaga, agama dan bangsa.
5.      Melaksanakan tujuan, fungsi dan kebijaksanaan lembaga.
6.      Mentaati peraturan lembaga serta menjunjung tinggi disiplin yang di tetapkan.
7.      Menjalankan tugas-tugas yang di berikan dan atau yang di gariskan oleh keputusan lembaga.
8.      Menghadiri rapat sesuai aturan yang berlaku.
9.      Mengikuti kajian bulanan.
10.  Wisata rohani.


BAB III
KEANGGOTAAN

Pasal 4
Jenis Keanggotaan

Keanggotaan LEMBAGA KESENIAN BUDAYA ISLAM terdiri atas :

a.       Anggota kehormatan.
b.      Anggota masyarakat.

Pasal 5
Kriteria dan Tata Cara Keanggotaan

Kriteria dan tata cara untuk menjadi anggota LEMBAGA KESENIAN BUDAYA ISLAM seperti yang tersebut pada bab IV pasal 9 Anggaran Dasar (AD).

BAB IV
PERSYARATAN KEANGGOTAAN

Pasal 6
Persyaratan Keanggotaan

1.    Syarat untuk menjadi anggota LEMBAGA KESENIAN BUDAYA ISLAM telah di atur sesuai dengan Anggaran Dasar LEMBAGA KESENIAN BUDAYA ISLAM sesuai pada BAB IV pasal 9.
2.    Persyaratan sebagaimana dimaksudkan dalam point satu (1), ini di nyatakan secara tertulis dan di sampaikan oleh orang yang bersangkutan sendiri kepada pengurus LEMBAGA KESENIAN BUDAYA ISLAM dengan mengisi formulir keanggotaan.


BAB V
HAK DAN KEWAJIBAN KEANGGOTAAN

Pasal 7
Hak Anggota

1.      Mendapat perlakuan yang sama dari lembaga.
2.      Menghadiri rapat sesuai aturan yang berlaku.
3.      Menyampaikan pendapat/ aspirasi dan keinginan baik lisan maupun tulisan untuk kemajuan lembaga.
4.      Menggunakan hak suara dalam rapat biasa atau MUSBAR.
5.      Untuk dapat dipilih dan ditetapkan sebagai pengurus LEMBAGA KESENIAN BUDAYA ISLAM dengan syarat telah memiliki kemampuan dalam kelembagaan.


Pasal 8
Kewajiban Anggota

1.      Menjaga nama baik diri, keluarga, lembaga, agama dan bangsa.
2.      Melaksanakan tujuan, fungsi dan kebijaksanaan lembaga.
3.      Mentaati peraturan lembaga serta menjunjung tinggi disiplin yang di tetapkan.
4.      Menjalankan tugas-tugas yang di berikan dan atau yang di gariskan oleh keputusan lembaga.
5.      Mengikuti kegiatan kajian mingguan.
6.      Wisata rohani per-6 bulan sekali.

BAB VI
PEMBERHENTIAN KEANGGOTAAN DAN SANKSI

Pasal 9
Pemberhentian Keanggotaan

1.      Pengunduran diri.
2.      Melanggar Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga serta peraturan tata tertib lembaga.
3.      Secara hormat maupun tidak hormat sesuai dengan AD/ ART.
4.      Meninggal dunia.

Pasal 10
Peraturan dan Tata Tertib

1.      Anggota mengikuti kegiatan MASPA (Masa Penerimaan Anggota).
2.      Anggota wajib hadir di setiap kegiatan.
3.      Anggota yang tidak hadir 3 (tiga) kali berturut-turut tanpa alasan yang jelas, maka Dewan Pengurus akan memberikan surat peringatan.
4.      Setiap anggota di wajibkan serius dan disiplin dalam setiap kegiatan.
5.      Setiap anggota diwajibkan mempunyai kartu anggota.
6.      Anggota baru harus mengisi formulir yang telah di sediakan serta menanda tangani.
7.      Bagi setiap anggota yang telah di tetapkan pekerjaannya, tidak boleh mencampuri pekerjaan yang lain.
8.      Struktur kepengurusan dibentuk setiap 2 ( dua ) tahun sekali, melalui rapat umum anggota, sesuai dengan AD/ ART.
9.      Jika salah seorang pengurus tidak mampu bertanggung jawab atas jabatannya atau tidak berada ditempat dalam jangka waktu yang panjang sedangkan masa jabatannya belum berakhir, maka, akan diganti sesuai dengan AD/ ART dan sesuai dengan kesepakatan bersama sesuai rapat anggota.
10.  Anggota yang mempunyai keluhan terhadap lembaga, segera melaporkan diri kepada pengurus LEMBAGA KESENIAN BUDAYA ISLAM.
11.  Seluruh anggota ataupun pengurus LEMBAGA KESENIAN BUDAYA ISLAM wajib mentaati semua peraturan yang sudah dibuat.
12.  Jika ada anggota yang melanggar peraturan yang telah di buat, maka, anggota tersebut akan disanksi sesuai pasal 11 AD/ ART.
13.  Saling menjalani kerjasama antara pengurus dan anggota lembaga, demi kelancaran dan terciptanya keharmonisan dan menjalankan misi LEMBAGA KESENIAN BUDAYA ISLAM.

 Pasal 11
Sanksi

1.      Peringatan secara lisan dan tulisan.
2.      Pembebasan tugas.
3.      Pemberhentian sementara.
4.      Pemecatan.


BAB VII
KEUANGAN

Pasal 12
Keuangan

Keuangan LEMBAGA KESENIAN BUDAYA ISLAM telah diatur sesuai dengan BAB VII Pasal 17 Anggaran Dasar.


BAB VIII
PENUTUP

Hal-hal lain yang belum diatur dalam Anggaran Rumah Tangga LEMBAGA KESENIAN BUDAYA ISLAM akan diatur dalam peraturan dan pedoman organisasi yang ditetapkan dikemudian.


Ditetapkan di : Tasikmalaya
Pada tanggal  : 16 Februari 2016


STRUKTUR ORGANISASI
LEMBAGA KESENIAN BUDAYA ISLAM (LKBI)

Majelis Permusyawaratan Lembaga
:
1.     Drs. KH. Nandang Mahbub

:
2.     Jejen Zaenal Mustafa, S.HI

Presiden
:
Ali Mu’min Budiman, S.Pd.I, M.Pd
Wakil Presiden
:
Fikri Fauzi, S.Pd
Sekretaris Jendral
:
Zam-Zam Jauharil Alim, S.Pd.I
Wakil sekretaris Jendral
:
Rismunandar
Menteri Keuangan
:
Muhammad Fajri Nasrullah

MENTERI-MENTERI

Kementerian Sosial & Budaya
MENTERI
:
Irfan Sofyan, S.T
SEKMEN
:
Salamuddin, S.Pd



Kementerian Pengkaderan & Pendidikan
MENTERI
:
Muhammad Hamzah Ubaidillah
SEKMEN
:
Andri Asrul Fauzi



Kementerian Informasi & Komunikasi
MENTERI
:
Muhammad Ridwan
SEKMEN
:
Muhammad Robbi Aziz



Kementerian Peranan Wanita
MENTERI
:
Cahya Irfanisa, S.Pd
SEKMEN
:
Cahya Khoirunnisa, S.Agr



Kementerian Kesenian Musik Islam
Marawis
:
Asep zam-zam rijali
Qosidah
:
Dedy suhandi, S.HI
Hadroh
:
Muhammad Luthfi Syauqi, S.Pd.I, M.Pd
Nasyid
:
Syamsul Basyar, S.HI



Kementerian LBTQ
Tilawatil Qur’an
:
Nurwahyudin
Kaligrafi
:
Muhammad Muhib Ruslan, S.HI
Syarhil Qur’an
:
Tazriyan Ramadhan



Kementerian EO dan Festival

MENTERI
:
Muhammad Fajri Nasrullah
SEKMEN
: 
Fikri Fauzi, S.Pd


Tidak ada komentar:

Posting Komentar